Otitis media adalah peradangan sebagian atau
seluruh mukosa telinga tengah, tuba eustachius, antrummastoiddan sel-sel smatoid. Otitis
media terbagi menjadi 2 yaitu :
Miastenia gravis merupakan gangguan yang mempengaruhi tranmisi neuromuscular
pada otot tubuh yang kerjanya di bawah kesadaran seseorang (volunter).
Karakteristik yang muncul berupa kelemahan yang berlebihan, dan umumnya terjadi
kelelahan pada otot-otot
a. Konsep dasar
i. Definisi
fraktur adalah diskonmtunuitas struktur pada tulang (sylvia anderson, 1995 :
261). Fraktur adalah pemisahan atau patahnya tulang (marilynn e. Doenges, 2000
: 761).
Fraktur adalah terputusnya kontuinitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan
luasnya, fraktur terjadi jika tulang dikenai stress yang lebih besar dari yang
dapat diabsorbsinya (Smelter & Bare, 2002).
Abortus adalah keluarnya janin sebelum mencapai viabilitas.
Dimana masa gestasi belum mencapai usia 22 minggu dan beratnya kurang dari
500gr (Derek liewollyn&Jones, 2002).
Multiple
mieloma (mieloma sel plasma, plascytoma) adalah penyakit sel plasma
maligna yang menginfiltrasi tulang dan jaringan –jaringan yang lemah yang
terjadi pada pria & wanita dan biasanya menyerang pada usia
Hiperemsis Gravidarum adalah mual
dan muntah yang berlebihan sehingga pekerjaan sehari-hari terganggu dan keadaan
umum ibu menjadi buruk. (Sarwono Prawirohardjo, Ilmu Kebidanan, 1999).
A. Pengertian
DHF adalah penyakit yang disebabkan oleh Arbovirus ( arthro podborn virus ) dan
ditularkan melalui gigitan nyamuk AEDES ( AEDES ALBOPICTUS dan AEDES AEGEPTY )
“Plantar” adalah telapak kaki. “Fascia” adalah jaringan
pita yang sangat tebal (fibrosa) yang membentang dibawah kulit dan membentuk pembungkus bagi otot dan
berbagai organ tubuh.“itis” adalah peradangan.
LUPUS
adalah radang kronis yang disebabkan oleh penyakit autoimun (kekebalan tubuh)
di mana sistem pertahanan tubuh yang tidak normal melawan jaringan tubuh
sendiri. Antara jaringan tubuh dan organ yang dapat terkena adalah seperti
kulit, jantung, paru-paru, ginjal, sendi, dan sistem saraf.
I. KONSEP DASAR PENYAKIT
a. Definisi
Hemofilia adalah gangguan peredaran darah bersifat herediter yang berkaitan
dengan defisiensi atau kelainanbiologik faktor VIII dan (antihemophilic
globulin) dan faktor IX dalam plasma (David Ovedoff, Kapita Selekta
Kedokteran).
Diare adalah buang air
besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal
100-200 cc/jam tinja). Dengan tinja berbentuk cair /setengah padat, dapat
disertai frekuensi yang meningkat.
Diabetes Mellitus adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada
seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula (glukosa)
darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif (Arjatmo, 2002).
Apendisitis akut adalah
penyebab paling umum inflamasi akut pada kuadran bawah kanan rongga abdomen,
penyebab paling umum untuk bedah abdomen darurat (Smeltzer, 2001).
Apendisitis adalah kondisi di
mana infeksi terjadi di umbai cacing. Dalam kasus ringan dapat sembuh tanpa
perawatan, tetapi banyak kasus memerlukan laparotomi dengan penyingkiran umbai
cacing yang terinfeksi. Bila tidak terawat,
Hipertropi Prostat adalah
hiperplasia dari kelenjar periurethral yang kemudian mendesak jaringan prostat
yang asli ke perifer dan menjadi simpai bedah. (Jong, Wim de, 1998).
Benigna Prostat Hiperplasi ( BPH ) adalah pembesaran jinak kelenjar prostat,
disebabkan oleh karena hiperplasi beberapa atau semua komponen prostat meliputi
jaringan kelenjar /
Broncho pneumoni adalah frekuensi
komplikasi pulmonari, batuk produktif yang lama, tanda dan gejalanya
biasanya suhu meningkat, pernafasan meningkat (Suzanne G Bare, 1993).
Vulnus laceratum adalah terjadinya
gangguan kontinuitas suatu jaringan sehingga terjadi pemisahan jaringan yang
semula normal, luka robek terjadi akibat kekerasan yang hebat sehingga
memutuskan jaringan.